M. Khudori Harapkan Perbumma Adat Nusantara Bisa Fasilitasi Antara Petani dan Investor

M. Khudori Harapkan Perbumma Adat Nusantara Bisa Fasilitasi Antara Petani dan Investor
M. Khudori usai Melaksanakan Koordinasi dengan DPP Perbumma Adat Nusantara, Selasa (07-10-2020). Doc:Humas

JAKARTA - Pertanian merupakan aktivitas yang paling besar di lingkungan pedesaan. Begitu banyak komunitas pertanian yang menjadi pilihan untuk difokusi oleh petani, salah satunya kentang yang termasuk umbi-umbian yang memiliki potensi besar dalam meraih kesuksesan dalam agribisnis

M. Khudori selaku Petani yang fokus di Perkentangan memberikan penjelasan kepada media disela-sela koordinasi dengan DPP Perbumma (Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat) Adat Nusantara pada Selasa (06-10-2020) mengungkapkan

“Prospek Kentang cukup bagus, harganya stabil, jarang turun, dan memiliki produktivitas yang cukup tinggi bisa mencapai 30 Ton/Hektar dengan asumsi harga Rp.8000 mendapatkan hasil Rp.240 Juta, dengan modal maksimal Rp.120 Juta, Jadi masih ada margin 100% selama 4 bulan.”

“Jika punya benih sendiri, biaya lebih murah lagi, dari biaya Rp.120 Juta bisa turun, biaya bibit tidak ada, sekitarRp.70 Juta, sedangkan produksi masih tetap”, ungkap Khudori yang melanjutkan studi jurusan Agronomi Fakultas Pertanian di Pascasarjana Universitas Padjajaran ini

M.Khudori yang biasa bertani di Garut, lagi membangun perencanaan pengembangan bisnis Food Estate di Sumatera Utara berupa tanaman Kentang industri dalam bentuk chip. Kita kerjasama dengan petani di Sumut.

“Keunggulan dari Tanaman Kentang, yakninya 1). Benihnya bisa dibenihkan lagi, 2). Harga Cukup Stabil, 3). Tidak Mudah Rusak. Ini uniknya kentang walaupun harga turun, dibiarkan saja tidak usah dipanen, aman, tidak sama dengan tanaman lain”

“Tanaman Kentang ini memiliki resiko, apalagi bagi pemula, makanya kita harus dampingi, karena resiko hama dan penyakit cukup tinggi, tapin semua bisa diobati dan bisa di minimalisir dengan penjagaan dengan cara pestisida yang bagus, ramah lingkungan, pupuk yang bagus dan pas, jangan terlalu berlebihan dan jangan sampai kekurangan, ” Ujar Khudori

Khudori menambahkan Tips bagaimana menciptakan produk kentang yang berkualitas, diantaranya:

“1). Gunakan Bibit yang berkualitas, 2). Gunakan bakteri-bakteri pengurai yang positif, yang berguna untuk menggemburkan tanah, 3). Lakukan pengendalian hama penyakit secara prepentif, dan 4). Cara tanam yang bagus dengan cara jangan terlalu rapat, jangan terlalu renggang, populasi perhektar usahakan 25.000/Hektar biar efektif. Terkait Cuaca kalau hari hujan banyakin pestisida, kalau cuaca kemarau banyakin insektisida”, jelas Khudori

Dengan hadirnya Perbumma Adat Nusantara, Khudori menyampaikan Mayoritas lahan atau tanah perkebunan yang dimiliki adalah milik adat, jadi sangat berguna untuk kita kerjasamakan, yang saling menguntungkan.

“Saya Yakin dengan adanya Perbumma Adat Nusantara bisa memfasilitasi atau menjadi jembatan antara petani sama investor dan pengusaha sarana produksi, InsyaAllah bisa menjadi menjembatani kami. Dengan hadinya Perbumma Adat Nusantara ini kami yakin akan bisa membantu petani yang sedang kesulitan baik itu pupuk dan lainnya,  bisa mendorong petani-petani untuk lebih maju, dan lebih sejahtera,  apalagi Link yang dimiliki sangat luas baik didalam dan luar negeri, karena seperti yang kita ketahui Ketum DPP Perbumma Adat Nusantara mempunyai akses langsung ke Emirates Consolidated Investments”, harap Khudori dengan penuh optimis. (Megy Aidillova)