Firdaus Cahyadi: Green Bond BNI, Jangan Sekedar Gimmick Marketing

    Firdaus Cahyadi: Green Bond BNI, Jangan Sekedar Gimmick Marketing

    JAKARTA - Penawaran Green Bond BNI harus didahului dengan munculnya komitmen bank tersebut untuk menghentikan pendanaan ke proyek energi kotor batu bara.

    “Tanpa adanya komitmen untuk menghentikan pendanaan ke proyek batu bara, green bond itu hanya sekedar gimmick marketing, " ujar Team Lead 350 Indonesia Firdaus Cahyadi, Selasa (14/06/2022).

    Nasi Goreng Spesial
    market.biz.id Nasi Goreng Spesial
    44% Rp 2.500
    Beli sekarang!

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gimmick adalah sesuatu berupa alat atau trik yang berguna untuk menarik perhatian dengan mengelabui lawan. Daya rusak batu bara, menurut Firdaus Cahyadi, sangat berbahya, baik secara ekologis maupun sosial.

    “Data International Energy Agency (IEA) memperkirakan tambang batu bara Indonesia menghasilkan 1, 18 juta ton metana, yang setara dengan 101 juta ton CO2. Jumlah ini hampir dua kali lipat emisi CO2 Jakarta, Metana merupakan salah satu jenis GRK penyebab krisis iklim, ” jelas Cahyadi.

    Selama ini, menurut Firdaus Cahyadi, seringkali terjadi perbedaan yang tajam antara klaim green dan praktik pendanaan di sektor perbankan.

    PAPARAZI.CO.ID
    market.biz.id PAPARAZI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “BNI misalnya, mengklaim mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi GRK, namun dari sisi pendanaan BNI justru masih mendanai batu bara, penyebab krisis iklim, ” jelasnya.

    Mengutip data dari Moody's Investor Service, jelas Firdaus Cahyadi, pada tanggal 23 November 2021, perusahaan tambang batu bara ABM Investama mengumumkan bahwa mereka mendapatkan pinjaman sebesar 100 juta USD dari dua bank BUMN, salah satunya adalah bank BNI. Sebelumnya, pada April 2021, Bank BNI terlibat dalam pemberian kredit sindikasi pada Adaro.1. Adaro sendiri merupakan produsen batu bara terbesar kedua di Indonesia yang memiliki cadangan batubara sebesar 1, 1 miliar ton.

    WARTAMADRASAH.COM
    market.biz.id WARTAMADRASAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Nasabah BNI, utamanya kaum muda, sudah mulai meningkat kesadarannya terhadap lingkungan hidup, tidak butuh gimmick marketing. Mereka ingin BNI segera berkomitmen menghentikan pendanaan ke proyek energi kotor batu bara, ” tegasnya. (***)

    BNI Firdaus Cahyadi
    WARTA.CO.ID

    WARTA.CO.ID

    Artikel Sebelumnya

    Kejagung Berhasil Selamatkan Uang Negara...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 146

    Postingan Tahun ini: 2834

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 111

    Postingan Tahun ini: 2064

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 59

    Postingan Tahun ini: 573

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 820

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Bupati Barru Lepas Kontingen Jamnas Pramuka Tahun 2022
    Ini Penyebab Air PDAM Tidak Mengalir di Sebagian Kota Barru
    Coffee Break, Alumni Unhas di Barru Sepakat Bentuk Organisasi Formal 
    Pendaftaran Pilkades di Barru Mulai 19 Agustus, DPRD Rencana Gelar RDP

    Rekomendasi

    Terungkap! Camat Viral di Payakumbuh Tak Dicopot, Hanya Pindah ke Satpol PP dengan Jabatan Eselon Sama: Kesalahan Biasa
    Rakernas APEKSI XV di Padang, Mendag dan Gubernur Apresiasi Kinerja Panitia
    Gubernur Sumbar Bagi-bagi Bendera Merah Putih
    Bertemu Gubernur Sumbar, Ridwan Kamil Tawarkan Festival Bazar Jabar dan Sumbar
    Gubernur Mahyeldi Puji Sikap HIPMI Sumbar, Bisa Selesaikan Suksesi tanpa Ribut

    Ikuti Kami