Hadapi Potensi Erupsi Merapi, BNPB Tetapkan Status Keadaan Darurat untuk Kabupaten Boyolali, Magelang dan Klaten

Hadapi Potensi Erupsi Merapi, BNPB Tetapkan Status Keadaan Darurat  untuk Kabupaten Boyolali, Magelang dan Klaten

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau dan melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang wilayahnya berpotensi terdampak erupsi Gunung Merapi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, menyatakan bahwa BNPB mengidentifikasi wilayah administrasi di tingkat kabupaten yang telah menetapkan status keadaan darurat dalam menyikapi potensi erupsi gunung yang berbatasan di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (8/11/2020).

Kabupaten Sleman di DIY telah menetapkan status tanggap darurat, yang berlaku sampai dengan 30 November 2020.

Sedangkan tiga wilayah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah sedang mempersiapkan surat keputusan penetapan status, seperti Kabupaten Boyolali, Magelang dan Klaten. Meskipun secara administrasi status keadaan darurat sedang dalam proses, pemerintah daerah telah melakukan kewaspadaan dalam mengantisipasi erupsi.

Di sisi lain, Kepala BNPB Doni Monardo juga memonitor persiapan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam upaya kesiapsiagaan, seperti antisipasi evakuasi warga di tengah pandemi Covid-19.

“Bila tempat pengungsian belum layak agar koordinasikan dengan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB dan BPBD sehingga bisa tetap terjaga protokol Kesehatan, ” kata Doni.

Doni menambahkan apabila tempat pengungsian berisiko, upaya yang dapat dilakukan misalnya memisahkan dengan aman kelompok rentan, seperti lanjut usia, warga dengan komorbid, anak-anak, balita dengan orang dewasa.

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan bahwa status aktivitas Gunung Merapi menjadi level III atau Siaga. Kenaikan status tersebut tertanggal mulai Kamis (5/11/2020), pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan data-data aktivitas vulkanik selama ini, BTTKG mengeluarkan status dari level II atau waspada menjadi level III atau Siaga. Kenaikan status mendorong BPTTKG mengeluarkan beberapa rekomendasi. BPPTKG melakukan pemetaan sektoral terkait prakiraan daerah bahaya meliputi 12 desa yang tersebar di DIY dan Provinsi Jawa Tengah. 

Wilayah administrasi desa yang masuk di dalam prakiraan daerah bahaya di DIY yaitu Glagaharjo, Kepuharjo dan Umbulharjo yang berada di Kecamatan Cangkringan, Sleman.

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah, tiga kabupaten teridentifikasi memiliki wilayah-wilayah desa yang masuk dalam prakiraan daerah bahaya, yaitu Magelang, Boyolali dan Klaten.

Untuk wilayah di tingkat desa dan kecamatan yang masuk dalam tiga kabupaten tersebut, Ngargomulyo, Krinjing dan Paten di Dukun, Magelang, Tlogolele, Klakah dan Jrakah di Selo, Boyolali dan Tegal Mulyo, Sidorejo dan Balerante di Kemalang, Klaten. (Foto: dok. BNPB).

Merapi Yogyakarta Jateng
Ernest Hendri

Ernest Hendri

Previous Article

Irfan Setiaputra: Garuda Resmi Layani Rute...

Next Article

Sambut Harlah Ke - 87, ANSOR Gayam Peduli...

Related Posts

Peringkat

Profle

Anton atong sugandhi verified

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 115

Registered: Apr 8, 2021

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 29

Registered: Apr 9, 2021

Agung Libas

Agung Libas

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 88

Registered: Apr 8, 2021

Bilwadi

Bilwadi verified

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 14

Registered: Nov 16, 2021

Profle

Lukman Hakim

Siapkan Raperda PBG, Bupati Sampaikan Tanggapan Atas Pandangan Fraksi DPRD Cilacap
Kapolres Semarang Silaturahmi Ke Gereja Bahas Rencana Pengamanan Ibadah Jelang Natal
KAHMI Kabupaten Paser Harapkan DPRD Kaltim Dorong Tokoh Lokal Pimpin IKN
11 Kepala Keluarga Warga Desa Cikotok Terpaksa Diungsikan, Ini Penyebabnya

Follow Us

Recommended Posts

Terapkan Protkes Secara Ketat, Kapten Cba Suparna Hadiri Lokmin Linsek Puskesmas Tiryomoyo I
Hadir di Tengah Petani, Babinsa Peureulak Barat Bantu Proses Perontokan Padi
Polsek Medan Area Bekuk Pelaku Pencuri Kendaraan Bermotor
Wabup Hj Surhartina Bohari Membuka Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Maros 2021
Muspika Nurussalam Tinjau Langsung Kegiatan Serbuan Vaksin Diwilayah Tingkat Desa