Mendes PDTT: Kestabilan Harga Pangan Percepat Pencapaian Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs)

    Mendes PDTT: Kestabilan Harga Pangan Percepat Pencapaian Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs)
    Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar

    JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengatakan kebijakan satu harga untuk komoditas minyak goreng Rp14.000 per liter akan menjaga daya beli warga desa.

    Kenaikkan harga minyak goreng dinilai akan menyebabkan instabilitas harga pangan dan semakin memperparah tingkat kemiskinan dan kelaparan warga desa terutama yang berada pada posisi rentan.

    “Selain menekan daya beli warga miskin di Desa, (kenaikan harga minyak goreng) pada saat yang sama akan memicu kenaikan harga pangan lainnya. Bila ini terjadi, bisa dipastikan warga desa yang hanya sejengkal di atas garis kemiskinan akan jatuh jadi warga miskin, ” ujar Mendes PDTT dalam keterangannya di laman resmi kemendesa.go.id pada Jumat (21/1/2022).

    Lebih lanjut Mendes PDTT menjelaskan, apabila harga pangan naik, maka masyarakat desa harus mengatur ulang pengeluaran belanja mereka, dengan memilih jenis pangan murah.

    Dampaknya adalah, terjadinya penurunan kualitas Kesehatan masyarakat desa akibat penurunan konsumsi protein dan energi dari pangan mereka.

    “Konsumsi energi dan protein (masyarajat desa) akan menurun dan berpengaruh pada kesehatan (mereka). Bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, ini akan memperburuk kecerdasan anak, ” imbuh Mendes PDTT.

    Menurut Mendes PDTT, kestabilan harga pangan akan memercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) Desa, yakni Desa Tanpa Kemiskinan dan Desa Tanpa Kelaparan.

    Sasaran Desa Tanpa Kemiskinan dan Desa Tanpa Kelaparan adalah nol persen tingkat kemiskinan desa, prevalensi kurang gizi, stunting dan anemia, hingga prevalensi bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif. 

    “Sudah pasti, instabilitas harga pangan akan berpengaruh pada pencapaian sasaran-sasaran SDGs Desa, ” kata Mendes PDTT. 

    Oleh karenanya Mendes PDTT meminta Pemerintah desa maupun BUM Desa yang bergerak pada usaha retail untuk bersama-sama mengawal kebijakan tersebut dalam rangka meringankan beban warga desa.

    Sekedar informasi, pemerintah telah menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga mulai Rabu, 19 Januari 2022, yakni seluruh harga minyak goreng, baik kemasan premium maupun kemasan sederhana, akan dijual Rp14.000 per liter.(***)

    CIAMIS BANDUNG JAWA BARAT PANGANDARAN MAJALENGKA
    Nanang suryana saputra

    Nanang suryana saputra

    Artikel Sebelumnya

    Menkominfo Adopsi Teknologi Dorong Tingkatkan...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 145

    Postingan Tahun ini: 1651

    Registered: Jul 16, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 143

    Postingan Tahun ini: 1070

    Registered: May 24, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 104

    Postingan Tahun ini: 206

    Registered: Mar 9, 2022

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 73

    Postingan Tahun ini: 212

    Registered: Jul 9, 2020

    Profle

    REPLIZAR verified

    Alumni SMP Ralla Halal Bi Halal, Angkatan 1998 Didaulat Jadi Panpel Reuni Akbar 2023
    Gaji ASN Periode Mei Belum Cair, Begini Penjelasan Kadis PKAD Barru
    Diduga Ilegal, Ketua LAKI Barru Soroti Aktifitas Tambang Galian C di Tanrabalana Soppeng Riaja
    Putri Mendiang Mantan Plt Sekda Barru, Andi Ika Duduki Jabatan Baru di DPRD 

    Follow Us

    Recommended Posts

    Kodim 0829/Bangkalan Laksanakan Samapta Periodik
    Ratusan Masyarakat Dukung Kebijakan Larangan Menangkap Baby Lobster Ilegal
    Sosialisasi Pengembangan Potensi Kehumasan, Tim Divisi Humas Polri Kunjungi Polda Jatim
    Gawe Rapah di Mareje, Kapolda NTB : Berdamailah dengan Hati
    Awas Polres Blitar Kota Mulai Berlakukan ETLE Mobile INCAR